Pages

Saturday, March 16, 2013

Jangan berkutat dengan yang lalu

" Jangan berkutat dengan yang lalu-lalu, ingat waktu mu ga banyak, kerja pagi ketemu malam, kapan kamu bisa punya ruang memikirkan masalah pribadi?"

Nasehat seorang teman itu membuat saya berpikir banyak-banyak. Dia bukan teman biasa, saya pernah mencoba mencintainya, tapi gagal. Dan sekarang pertemanan kami menjadi pertemanan biasa. Dia telah menemukan seorang wanita untuk dinikahi, dan saya masih berkutat dengan bayangan masa lalu saya.

Banyak hal berkecamuk dikepala. Apa yang saya cari? Untuk apa saya menunggu? Apa yang saya pertahankan? Apa rencana saya?

Apa rencana saya?

Pertanyaan saya terhenti di situ. Apa rencana saya?

Saya tidak mempunyai rencana, saya menjalani segala sesuatu yang ada dihadapan saya, membiarkan segalanya mengalir. Saya terjebak di zona aman.

Percayalah. Zona aman ini membunuh waktu mu.

Ketika tersadar dari buaian zona aman, saya merasa waktu saya terbuang banyak. Banyak hal-hal yang seharusnya bisa saya raih. Banyak pencapaian - pencapaian yang seharusnya sudah ada di tangan saya.

Jangan berkutat dengan yang lalu. Masa lalu juga berhasil membuai saya. Membuat saya berhenti di titik mencintai kenangan. Saya menjadi takut melangkah, takut terjatuh, karena jika saya terjatuh, siapa yang akan membalut luka saya?

Saya harus melepaskan diri dari segala hal buruk yang mengikat saya. Semua hal buruk yang memberi pelajaran - pelajaran berharga.

Sebab yang tidak baikpun akan menjadi lebih baik pada waktuNya. :-)




No comments:

Post a Comment